Bike Camp Vol.1 Cycling Hari Ini Ke Potrobayan

Bike Camp Vol.1 Cycling Hari Ini Ke Potrobayan

Selalu Bersepeda – Bike Camp, apa yang kalian bayangkan ketika mendengar 2 kata tersebut? tentunya kalian punya imajinasi masing-masing kan dan punya ekspektasi A hingga Z bagi yang belum pernah mencobanya. Nah, kali ini bukan ingin ngomongin soal sejarah bike camp, atau menulis soal “Ini 5 barang yang wajib kalian bawa ketika Bike Camp” tapi tulisan kali ini adalah cerita, berbagi keseruan mengikuti acara Bike Camp Volume 1 yang digagas oleh kawan-kawan Cycling Hari ini. Oke, mungkin sebelum lanjut bercerita tentang pengalaman asik ini, saya akan coba mulai tulisan ini dengan mengenalkan Cycling Hari Ini.

Cycling Hari Ini

Bersepeda Riang Gembira adalah tagline yang disematkan mereka di bio instagram @cycling.hari.ini, kalian bisa check dan ikuti mereka agar bisa ikut merasakan kegembiraan bersepeda. Awal mula kemunculan akun mereka adalah dengan gagasan ingin menjadi media yang membahas seputar sepeda dan aktivitas turunan nya, namun seiring berjalan nya waktu banyak yang meresponse keharidan akun tersebut dan bisa dibilang Cycling Hari Ini menjadi komunitas sepeda. Cycling Hari Ini tumbuh dan berkembang di Kota Solo, Jawa Tengah, jadi buat kawan-kawan di Solo yang hari ini masih bingung mau sepedaan sama siapa, boleh colek mereka di DM untuk coba ikuti kegiatan mereka. Buat kalian yang dari luar kota dan punya rencana sepedaan ke Solo pun bisa menghubungi mereka, saya jamin mereka akan dengan ramah menerima kalian. Kalau ada satu orang yang teriak bilang “Cycling Hari Ini” maka jawab dengan lantang “Hari Ini Cycling” begitu kiranya. Udah ah ga mau kebanyakan nulis tentang Cycling Hari Ini, nanti Mas Baskara & Mas Agung jadi makin tinggi karena disanjung, heeheheee…. piss Mas.

Bike Camp Vol. 1 Solo – Potrobayan

Beberapa waktu lalu melihat postingan di akun instagram @cycling.hari.ini yang mana berisi informasi registrasi telah dibuka untuk acara Bike Camp Vol.1 ini. Oh iya informasi ini awalnya datang dari kawan bernama Damar si pemilik akun @tidurawal yang sudah beberapa kali menjadi tandem ketika sepedaan jarak jauh, beberapa kali saya tulis juga di sini, siapa tau kalian punya waktu luang untuk membacanya: Long Ride Jogja – Gunungkidul Pake Speeda 26 dan yang terakhir sebelum Bike Camp ini ada Long Ride Dengan Sepeda Tinggi Jogja – Banjarnegara PP.

Rekomendasi Toko Sepeda:

Bike Camp Vol 1 Solo - Potrobayan
sumber gambar: instagram @cycling.hari.ini

Postingan di atas lah yang membuat saya follow akun @cycling.hari.ini dan memberanikan diri untuk regist mengikuti acara Bike Camp karena sempet punya wacana bike camp ke Potrobayan namun belum nemuin waktu dan temen yang pas, jadi ini adalah kesempatan yang tidak boleh disia-sia kan!

Damar dan saya sudah regist kemudian mengikuti technical meeting secara daring melalui google meet, awalnya punya rencana untuk menggunakan sepeda 26 kesayangan yaitu Hermes tapi di meeting ada yang bertanya “kalau pake sepeda lipat aman mas?” nah kemudian menjadi pemantik untuk merubah strategi menggunakan sepeda Pariwisata (sepeda tinggi) dengan alasan dalam hati “Pit Seli yo wani, moso sepeda Pariwisata ra wani“.

Sepeda Pariwisata - Tall Bike Asui
Sepeda Pariwisata

Dengan penuh keyakinan dan penuh percaya diri akhirnya memutuskan menggunakan Sepeda Pariwisata ini untuk mengikuti acara Bike Camp Vol.1 Cycling Hari Ini. Sekitar 2-3 hari sebelum kebrangkatan Damar dan saya diskusi untuk titik temu dengan rombongan. Karena kami start dari Jogja sedangkan rombongan Cycling Hari Ini dari Solo maka kami putuskan untuk berangkat menuju ke Klaten terlebih dahulu, tepatnya titik temu di check point pertama yaitu di Eiger Store Pemuda Klaten, Jl. Pemuda Utara No.128, RW.08, Tegalputihan, Bareng, Kec. Klaten Tengah, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah.

Hampir lupa saya menceritakan satu orang lagi, namanya Sahal yang gabut h-1 baru bilang pengin ikut untuk acara Bike Camp ini, akhirnya dengan jurus sat set langsung saja whatsapp ke Mas Baskara dan regist, untung nya di acc akhirnya kami bertiga dari Jogja.

Wigi Wigel Cycling Club
Titik kumpul kami bertiga di Wigi Wigel Studio (pusat), Patangpuluhan, Wirobrajan, Yogyakarta

Perjalanan kami mulai dari Wigi Wigel Studio, tempa dimana kami bertiga bekerja. Oke, perjalanan tentu tidak semulus wajah Maria Ozawa, ada saja yang namanya satu dua kendala kecil. Begitupun perjalanan kali ini, hampir memasuki Tugu Adipura Klaten, tiba-tiba Damar minta berhenti untuk cek wheelset karena terdengar suara aneh di bagian depan. Setelah dicek dan dibongkar ternyata masih butuh kunci pass nomor 16, akhirnya pasang lagi karena toolkit yang saya bawa tidak lengkap. Nekat untuk jalan untuk menuju ke check point pertama yaitu Eiger Store Pemuda Klaten, kurang lebih sekitar 1 kilo meter sebelum sampai ada toko bangunan yang sudah buka pagi, maka mampir sejenak untuk beli kunci inggris atau apalah itu namanya, kami menyebutnya kunci inggris!

Sempet dibongkar lagi, tapi masih ada sedikit bebunyian dan memaksa untuk tetep jalan dengan penuh keyakinan merapalkan mantra “wis di pikir mengko bae”. Dan akhirnya kami bertemu rombongan di sebrang Eiger Store Pemuda Klaten dan langsung kenalan pertama dengan Mas Baskara & Mas Agung. Sebetulnya kenalan sama beberapa lain nya, tapi kemampuan mengingat nama-nama baru sangat lemah, maafkan saya ya teman-teman, kalau wajah sepertinya inget kok.

Oh iya, di check point pertama dapet amplop berasa dapet gaji ke tigabelas! Ternyata isi amplop nya adalah sticker pack, tambal ban, voucher belanja, dan saddle flag. Tak hanya itu, di sana juga dapet snack untuk mengganjal perut karena belum sarapan. Rencana makan soto berganti jadi bongkar pasang wheelset, tak apa lah namanya juga perjalanan.

Cycling Hari Ini Goes To Potrobayan
Menunggu rombongan yang tertinggal

Total dari Wigi Wigel Studio ke Klaten dan lanjut ke Potrobayan menempuh perjalanan kurang lebih 92 kilometer, lumayan dengan average speed di 19km per jam. Sampai di Potrobayan sekitar jam 2 lebih, kami semua istirahat sejenak lanjut menyiapkan tempat tidur. Ada yang mendirikan tenda, ada yang pasang flysheet dengan merespon sepeda sebagai pengganti tiang, dan kami berdua (Damar & Saya) pasang Hammock. Kenapa hammock? karena kami berdua lebih cocok menggunakan hammock ketika bepergian outdoor, hal tersebut pun pernah kami lakukan ketika ke Gunungkidul dan Sahal ikut sharing Bivak Komunal karena dadakan join nya, jadi minim persiapan, bahkan sampai Potrobayan masih menyemparkan mengerjakan project orderan fiverr, yang lain nge camp untuk liburan, dia bawa ipad tetep mengerjakan project, sangar!

Pemasangan Flysheet Bivak

Bike Camp di Potrobayan

Sepedaan Ke Potrobayan

Pasang Hammock di Potrobayan

Gambar terakhir di atas adalah kami tidur di hammock, selain melihat pemandangan sungai, kami juga melihat camp area dengan jelas, terima kasih kepada pohon sudah menolong kami untuk bermalam di Potrobayan, terima kasih Tuhan sudah menciptakan pohon untuk kami gunakan sebagai tempat bergelantung.

Ini view saat siang menuju sore, setelah beres pasang Hammock kami menuju area parkir untuk ke warung dan menyempatkan mandi biar seger. Tentunya tak lupa kopi dan indomie telur untuk mengganjal perut setelah perjalanan yang lumayan melelahkan. Oh ya, for your info: untuk kalian yang mau nyore ke Potrobayan tinggal bayar parkir saja dan batas kunjungan hanya sampai jam 7 malam. Untuk kalian yang mau camp nanti bisa registrasi dulu, terus warung di sana buka 24 jam, ada tempat sholat juga, dan yang tak kalah penting ada charging station, dimana kalian bisa numpang nge-cas HP atau perangkat elektronik lain. Untuk charging station ini free! jadi ini salah satu service yang menurutku terbaik di Potrobayan!

Setelah maghrib kami juga sempet makan Burger yang sudah disipakan oleh temen-temen Cycling Hari Ini, setelahnya ada sesi ramah tamah dan tentunya bagi-bagi hadiah. Alhamdulillah dapet kaos kaki dari Eiger dan kawanku Damar dapet handuk dari Eiger, terima kasih Eiger dan orang baik lain nya.

Suasana Camp di Potrobayan
Sesi ramah tamah dan bagi-bagi hadiah
Handuk touring Eiger
Handuk Damar hadiah dari Eiger

Malam nya setelah sesi bagi-bagi hadiah adalah sesi bebas, yang mau istirahat bisa langsung istirahat, nak kami bertiga pun juga beberapa kawan lain memutuskan untuk jalan ke area warung, memesan teh hangat sambil makan cemilan walaupun perut sudah terisi burger. Nah di sesi itu banyak ngobrol sama beberapa kawan baru, saling mengikuti di sosial media dan waktu sudah cukup larut, kami istirahat.

Di hammock dengan ini kami merasa tidur di hotel berbintang, ya jelas saja hotel berbintang, bagaimana tidak? kami bisa langsung melihat langit dengan begitu banyak bintang walau sedikit terhalang dedaunan dan ranting pohon. Kalau ngomongin soal hoten bintang lima, itu belum ada apa-apa nya, kami di sini bisa lihat begitu banyak bintang.

Ada satu yang sedikit membuatku terganggu adalah suara musik dari speaker, masih heran kenapa orang ke alat justru bawa speaker untuk mendengarkan musik? Kenapa ga dengerin suara air sungai, suara jangkrik, suara burung, suara angin? Sampai hari ini masih sedikit terganggu ketika sedang camping ada yang bawa speaker! kalau gitar boleh lah untuk hiburan buat sing a long bareng, kalau speaker duh…… masih belum cocok buatku pribadi!

Setikar pukul 05.15 bangun karena alarm dan pemandangan pagi begitu memanjakan pengelihatan, begini kira-kira suasana nya

Suasana Camping Area Potrobayan
Bangun tidur masih di hammock, ngeluarin kamera buat motret camping area
Sunrise di Potrobayan
Pemandangan pagi hari di Potrobayan

Pagi kami berkemas karena mengejar jam 07.00 untuk start dari Potrobayan untuk pulang. Temen-temen Cycling Hari Ini pulang ke Solo dan kami bertiga pulang ke Jogja. Tapi sebelum pulang kami menyempatkan untuk mampir ke Check Point pertama di perjalanan pulang yaitu ke EIGER Store Taman Siswa Yogyakarta. Perjalanan dari Potrobayan ke Check Point pertama hanya sekitar 17 kilo meter saja, lewat Jl. Imogiri Barat.

Bike Camp Cycling Hari Ini ke Potrobayan
suasana packing sebelum perjalanan pulang
Set-up Bike Camp
Set-up Bike Camp
Bike Camp Cycling Hari Ini Supported by Eiger
Terima kasih Eiger dan sponsor lain
Bike Packing
Semua sibuk packing

Rasanya dua hari bersepeda ini capek nya terbayarkan dengan keseruan-keseruan dan cerita di setiap perjalanan. Mulai dari sepeda trouble, ada yang jatuh, sempet dimarahi mbak mbak indomaret karena numpang makan siang di halaman indomaret, hingga drama flysheet & sepeda ambruk terkena angin. Namanya juga perjalanan, tentu saja ada banyak cerita dan di situlah memori diciptakan, akan dikenang di masa mendatang, begitu juga blog selalubersepeda.com ini, semoga bisa menjadi arsip untuk bisa dibagikan kepada siapapun yang mau membaca.

Oh ya, seperti yang sudah saya bilang di atas bahwa check point perjalanan pulang ini adalah di Eiger Store Tamansiswa Yogyakarta, di sana kami mendapat refreshment minuman enak dan sandwich yang luar biasa, sekali lagi terima kasih Eiger, terima kasih orang baik.

Eiger Store Tamansiswa Yogyakarta
Eiger Store Tamansiswa Yogyakarta

Terima kasih semua yang sudah bertegur sapa, terima kasih teman-teman baru, pengalaman baru, keseruan baru dan tentunya terima kasih untuk Cycling Hari Ini yang sudah mengadakan acara Bike Camp Vol. 1 ke Potrobayan. Jika diberi kesempatan dan berjodoh, semoga bisa mengikuti bike camp volume selanjutnya, siap membuat cerita baru. Terima kasih semua pihak yang sudah terlibat baik secara langsung maupun tidak langsung, terima kasih orang baik!

Penutup

Terima kasih untuk pembaca blog Selalu Bersepeda ini, dengan kalian membaca tulisan ini maka semangat kami untuk menulis akan semakin terjaga. Semoga blog ini juga bermanfaat untuk siapa saja, baik untuk pembaca maupun untuk penulis. Jangan lupa ikuti akun tiktok @selalubersepeda , instagram @selamathariair dan youtube Selalu Bersepeda

Cek Video Selalu Bersepeda:

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *